Get paid To Promote at any Location

Google Analytics

Tampilkan postingan dengan label merdeka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label merdeka. Tampilkan semua postingan

19 Jan 2011

Kondisi Masayarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan

Kedatangan bangsa Belanda pertama kali dipimpin oleh Cornelis de Houtman yang berlabuh di Banten pada tahun 1596. Mulanya kedatangan bangsa Belanda disambut baik oleh masyarakat setempat namun lama kelamaan Belanda mulai menunjukkan geliat kolonialisasinya. Salah satunya didirikannya VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie). Tujuan dibentuknya Voc antara lain:
1. Menghindari persaingan tidak sehat di antara sesama pedagang Belanda
2. Memperkuat posisi Belanda dalam menghadapi persaingan ekonomi global
3. Membantu dana pemerintah Belanda yang berjuang menghadapi Spanyol yang masih menduduki Belanda
VOC diberi hak isitimewa atau yang disebut Hak Octroi meliputi hal-hal berikut:
1. monopoli perdagangan
2. mencetak dan mengedarkan uang
3. mendirikan benteng
4. mengangkat dan memberhentikan pegawai
5. mengadakan perjanjian dengan para raja

Kelahiran dan Bangkitnya Nasionalisme Indonesia

      Berbagai upaya dan perlawanan telah dilakukan oleh rakyat Indonesia untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Namun usaha itu belum mendapatkan hasil seperti yang diharapkan. Bangsa Indonesia kemudian mulai menyadari bahwa untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan dibutuhkan kebersamaan dan persatuan serta nasionalisme kebangsaan Indonesia.

      Faktor pendorong lahirnya nasionalisme Indonesia adalah:
      1. Faktor Intern antara lain:
    • Kejayaan bangsa Indonesia sebelum Kedatangan Bangsa Barat
    • Penderitaan Rakyat akibat Politik Drainage (Pegerukan Kekayaan)
    • Adanya Diskriminatif Rasial
    • Munculnya Golongan Terpelajar
    2. Faktor Ekstern antara lain:
  • Kemenangan Jepang terhadap Rusia (1904-1905)
  • Kebangkitan Nasionalisme Negara-Negara Asia-Afrika
  • Masuknya Paham-Paham Baru

Terbentuknya Negara Kebangsaan Indonesia

Pada tanggal 1 Maret 1945 diumumkan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Cosakai dengan tujuan menyelidiki hal-hal penting menyangkut pembentukan Negara Indonesia merdeka.

Sidang pertama BPUPKI digelar pada tanggal 29 Mei 1945-1 Juni 1945 membahas masalah dasar Negara Indonesia. Dalam sidang itu, tiga tokoh nasional memberikan pendapatnya, yaitu Mr. Muh. Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo, dan Ir. Soekarno. Sidang memilih nama Pancasila sebagai nama dasar Negara.
Tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI dibubarkan. Sebagai gantinya, pemerintah pendudukan Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Inkai

Sponsor

Powered By Blogger